Lintassulawesi.com– Di tengah gemerlapnya persiapan untuk Piala Presiden International Karate Championship 2024, atlet-atlet karate Indonesia bersiap mempertontonkan kemampuan unggul mereka di panggung internasional.
Acara yang akan digelar di Gedung Olah Raga JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, mulai dari 4 hingga 6 Juli mendatang, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bakat-bakat baru yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah global.
Dr. Sudirman Daming, Ketua Panitia Kejuaraan, menyampaikan harapannya bahwa kejuaraan ini tidak hanya akan meningkatkan prestasi karate di tingkat lokal, nasional, dan internasional, tetapi juga akan memberikan kontribusi signifikan dalam pembinaan atlet-atlet masa depan.
Bersama dengan Panitia Seksi Humas Andi Zulkarnain Nurdin, mereka menegaskan pentingnya kompetisi berkualitas sebagai ujian nyata atas latihan yang telah dilakukan atlet-atlet.
Sementara itu, Ketua Umum FORKI, Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, menyoroti peran penting karate dalam skema pembinaan olahraga nasional, terutama melalui program DBON.
Dengan keunggulan yang konsisten ditunjukkan oleh para atlet karate Indonesia, seperti dalam SEA Games dan Asean Games, karate bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga penjagaan bakat-bakat berpotensi untuk masa depan olahraga nasional.
Pertandingan Indonesia Open – International Karate Championship “PIALA PRESIDEN RI” tahun 2024 bukan sekadar acara olahraga, melainkan panggung untuk menemukan dan membina generasi baru penerus prestasi karate Indonesia.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pengurus olahraga, diharapkan karate terus menjadi sorotan utama dalam pembangunan atletik nasional.
Editor : Dento