Sorot

Skincare Maxie Berbahaya? FRI Serukan Investigasi Menyeluruh

115
×

Skincare Maxie Berbahaya? FRI Serukan Investigasi Menyeluruh

Share this article
Skincare Maxie Berbahaya? FRI Serukan Investigasi Menyeluruh
Skincare Maxie Berbahaya? FRI Serukan Investigasi Menyeluruh

Lintassulawesi.com– Federasi Rakyat Indonesia (FRI) menyoroti produk skincare “Maxie” yang diduga mengandung hydroquinone dalam kadar berlebihan melebihi batas aman yang dianjurkan.

Temuan ini memicu kekhawatiran terkait risiko kesehatan serius bagi konsumen.

Salim, perwakilan FRI, menyatakan bahwa meskipun produk Maxie telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), proses notifikasi BPOM hanya mencakup pemeriksaan sampel tertentu, bukan semua produk yang beredar.

“Ini celah besar yang berpotensi membahayakan konsumen,” tegasnya. Kemedia ini. Kamis (26/12/2024)

Hydroquinone, bahan aktif yang kerap digunakan dalam produk pemutih kulit, diketahui memiliki risiko tinggi jika digunakan secara berlebihan.

Efek sampingnya mencakup iritasi kulit, kerusakan jaringan dalam jangka panjang, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

FRI mendesak pemerintah dan BPOM untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap produk Maxie.

“Jika terbukti melanggar aturan, produk tersebut harus ditarik dari peredaran, dan sanksi tegas wajib diberikan kepada pihak terkait,” ujar Salim.

Selain itu, FRI juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih produk perawatan kulit.

Konsumen diharapkan selalu memeriksa komposisi bahan dan izin edar produk dari BPOM serta menghindari tergiur klaim hasil instan yang belum teruji keamanannya.

Hingga berita ini diturunkan, baik BPOM maupun pihak Maxie belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Sementara itu, FRI terus mendorong peningkatan transparansi dan pengawasan ketat terhadap produk kosmetik di Indonesia demi melindungi kesehatan masyarakat.

Editor : Darwis

Follow Berita Lintassulawesi.com dGoogle News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *