LINTAS SULAWESI
NASIONAL

Tiga Tersangka Kasus Korupsi NUSP-2 Palopo Ditahan Polisi

lintassulawesi.com – Polres Palopo Tetapkan Tiga tersangka tindak pidana kasus korupsi dana bantuan pemerintah Program Neighborhood Upgrading And Shelter Project (NUSP) 2 Tahun 2016, Selasa, (26/01).

Wakapolres Palopo, Kompol Budi Gunawan mengatakan bahwa kasus tersebut dikelola oleh 3 (tiga) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kota Palopo yakni : BKM Sipurennu, BKM Salamae Reformasi dan BKM Iya Ada Iya Gau.

“Ketiga tersangka kasus tindak pidana korupsi tersebut masing-masing berinisial MM, AJN dan JB,” kata budi, saat dikonfirmasi.

Budi menambahkan Tiga tersangka terbukti melakukan penyelewengan dana NUSP-2.  Dengan total kerugian negara dari tiga BKM itu ialah Rp 565 juta.

“Selain menetapkan tersangka, kita juga mengamankan barang bukti dan dokumen yang terkait dengan kasus tersebut. Barang bukti yang diamankan ialah uang tunai Rp 101.240.000, dokumen kontrak SP3, SP2D, SPM, RPD, RAB dan gambar,” tambahnya.

Budi menyebut bahwa selain itu, pihaknya juga mengamankan laporan progres pekerjaan dan LPJ dari tiap BKM. Laporan hasil pemeriksaan ahli konstruksi dari Dinas Bina Marga Sulsel dan laporan audit PKKN BPKP juga ikut diamankan.

“Kami telah memeriksa 50 saksi. Kasus ini masih melakukan pendalaman adanya tersangka baru,” sebut Wakapolres.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa modus operandi para tersangka melakukan penyelewengan ialah Membuat laporan pertanggung jawaban keuangan yang tidak benar berupa belanja bahan material bangunan fiktif dan pembayaran upah tenaga kerja yang tidak sesuai dengan LPJ.

“Tersangka telah melakukan belanja bahan material dan pembayaran upah tenaga kerja tidak sesuai dengan rencana penggunaan dana (RPD) yang dibuat oleh BKM dan mereka melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak Surat Perjanjian Pekerjaan (SP3) dan RAB dengan mengurangi volume pekerjaan,” ucap Budi

Ketiga pelaku tersebut disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU. NO 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU. NO 20 Tahun 2001 Tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP

“Ancaman hukumannya, dengan kurungan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun,” pungkasnya

Related posts

Penerbitan NIP Lulusan PPPK Pemkot Makassar Tertunda

Didatangi Polisi, Nelayan Tinggalkan Pulau Kodingareng Makassar

Gara – Gara Kembang Api,5 Orang Jadi Korban