LINTAS SULAWESI
Berita

Tiga Dokter Spesialis di RSUD Sinjai Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup

lintassulawesi.com – Tiga dokter spesialis dinyatakan positif virus corona di RSUD Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Hal itu diketahui setelah hasil swab mereka keluar, Minggu (4/1/2021). Mereka adalah dokter spesialis saraf berinisial HK, dokter spesialis gizi NH dan dokter spesialis jantung UM.

Saat ini, tiga dokter itu harus diisolasi mandiri di rumah selama 14 hari agar tidak menular kepada yang lain. Direktur RSUD Kabupaten Sinjai, dokter Kahar Anies mengatakan, ketiganya diduga terpapar saat melayani pasien di rumah sakit. Sebelum dinyatakan positif, mereka ada gejala ringan seperti demam, pilek, dan batuk. “Dokter ini bisa saja tertular dari pasien, apalagi mereka setelah dinas di RSUD Sinjai lanjut melayani di tempat praktik,” kata Anies saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (7/1/2021). Untuk itu, menurut Anies, pihaknya sementara menutup pelayanan ketiga poliklinik tersebut mulai 4 Januari 2021. “Tutup sementara pelayanan ketiga poli dan belum diketahui kapan dibuka. Intinya ditunggu saja sampai dokter kembali dinyatakan sembuh,” tuturnya.

Dia menjelaskan, kapasitas rumah sakit untuk melayani pasien Covid-19 kini penuh. Ruangan telah disediakan juga penuh. Sehingga jika ada pasien lagi akan dirujuk ke rumah sakit lainnya. “Saat ini ruangan perawatan penuh. Ketika ada pasien positif Covid-19 tanpa gejala maka dianjurkan isolasi mandiri di rumah, namun ketika bergejala maka harus, isolasi di RSUD dengan dirujuk ke rumah sakit lainnya,”ungkapnya Sebelumnya, sudah ada tiga dokter yang positif Covid-19 di RSUD tipe C ini.

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2021/01/07/19500111/tiga-dokter-spesialis-di-rsud-sinjai-positif-covid-19-pelayanan-ditutup.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Kasus Percobaan Suap di Liga 3, Komdis PSSI Jatim Hukum Pelaku

Bupati Soppeng Pimping Kerja Bakti di Dua Titik

Sosialisasi, DPMPTSP Luwu Bahas Kebijakan Penanaman Modal