LINTAS SULAWESI
Berita Daerah Polewali Mandar

Proyek Pembangunan Jalan Produksi Pertanian di Desa Jambu Malea di Duga Tidak Sesuwai Bistek "Asal Asalan "

Proyek Pembangunan Jalan Produksi   Pertanian di Desa Jambu Malea di Duga Tidak Sesuwai Bistek "Asal Asalan "

Jelajahpos.com. pembangunan jalan produksi yang terletak di Desa jambu malea kecamatan Tapango Kabupaten polman yang menelan anggaran sebesar Rp 247.348.175 yang di laksanakan oleh kelompok tani Temmalilu dengan menggunakan dana ALOKASI KUSUS (DAK) Tahun 2021.

Berdasarkan pemantauan Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Polman Provinsi Sulbar saat melakukan peninjauan lokasi pembangunan jalan produksi, menemukan adanya  dugaan pekerjaan asal asalan yang di kerjakan oleh kelompok tammalilu yang diduga keras tidak sesuai dengan juknis. Senin 13/09/21. 

Menurut ketua tim PKN Nurhanuddin kepada wartawan jelajahpos saat di kompirmasi dilapangn mengatakan bahwa awalnya kami dari tim PKN Kabupaten polewali mandar menerima informasi masyarakat terkait adanya  pembangunan jalan produksi yang berada didesa jambu malea dimana pembangunan tersebut diduga tidak sesuai dengan juknis, sehingga kami dari pemantauan keuangan negara (PKN) bersama tim turun kelapangan dan mengkroscek pembangunan tersebut, dari hasil pemantauan kami pembangunan tersebut diduga dibangun asal asalan atau tidak sesuai dengan juknis pembangunan. Dibuktikannya dengan pondasi yang dibangun mudah retak serta lebar dan kedalaman galian diduga tidak sesuai lantaran berbeda galian baru dengan galian  awalnya di kerjakan.

Ditambahkan pula ketua tim PKN bahwa apa yang menjadi temuan kami di lokasi pembangunan tersebut akan kami dalami dan pelajari apabila terdapat adanya indikasi tindak pidana korupsi yang berdampak merugikan negara, maka kami akan tindak lanjuti dan melaporkanya kepihak yang berwenang. “Ungkap Nurhanuddin”

Pada saat wartawan jelajahpos yang kerap wawancara dengan pasilitator di lokasi tersebut ia pun engan memberikan penjelasan kepada media, begitupun  dengan ketua kelompok tammalilu yang kerap di wawancarai,ia pun tidak bisa bicara.

Di duga kuat proyek tersebut di kerjakan oleh pihak ketiga sehingga ketua kelompok tani Temmalilu Membisu saat di wawancarai media.

Dari kabupaten polewalimandar Muhlis jelajahpos melaporkan.

Related posts

Pemerataan Infrastruktur vs Pemindahan Ibu Kota Negara

Rasa Bangga Presiden Jokowi kepada Para-atlet Indonesia diParalimpiade Tokyo 2020

Menlu Retno Sebut Kanada Dukung Presidensi G20 Indonesia

error: Mauki Apa Ces