LINTAS SULAWESI
NASIONAL

Petani di Jeneponto Nekat Minum Racun hingga Tewas, Ini Dugaan Penyebabnya

lintassulawesi.com – Seorang petani nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meneguk racun rumput.

Pria yang bekerja sebagai petani itu diketahui bernama Irfan Bin Tukani.

Irfan adalah salah satu warga Kampung Maccini Baji, Desa Kapita, Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan kejadian itu pada Senin (25/1/2021).

“Kejadian itu melakukan upaya bunuh diri dengan cara meminum cairan racun rumput jenis Roxone,” katanya, Rabu (27/1/2021).

Setelah beberapa saat kemudian, Irfan berusaha mencari air kelapa sebagai penawar racun yang telah diminumnya.

Namun, setelah itu korban bernama Irfan sudah dalam kondisi badan lemas dan tidak sadarkan diri sehingga istri bersama keluarganya membawanya ke Puskesmas Kapita.

“Karena kondisinya memburuk, korban lalu dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Lanto Dg Pasewang Kabupaten Jeneponto untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut namun nayawanya tidak tertolong,” terangnya.

Sekitar pukul 16.30 Wita dinyatakan meninggal dunia.

Sementara dari keterangan istri korban, Nuryani, penyebab kematian suaminya bunuh diri karena persoalan utang piutang.

“Namun kemungkinan lain yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya masih dalam penyelidikan,” bebernya.

Akibat terlilit utang piutang, diduga korban merasa tertekan dan malu karena tak mampu melunasinya.

“Kemungkinan korban menyesal atas tindakannya namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya.

Meski demikian, saat ditanya apakah ada dugaan permasalahan dalam tangganya, polisi masih dalam penyelidikan.

“Korban merasa tidak sanggup melunasi hutangnya. Ada masalah lain yang mungkin turut memicu korban nekad bunuh diri,” pungkasnya.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Tidak Ingin Jalan Kampung Terlihat Kotor, Plt Desa Mangilu Sela Turun Membersihkan Tumpukan Sampah

Aktivis dan Korban 40.000 Jiwa Tuntut Pelanggaran HAM, Kerajaan Belanda

Disperindagkop Bungo Ketahui SPBU Pal 3 Utamakan Pelangsir Ketimbang Masyarakat Umum