LINTAS SULAWESI
Berita

Oknum Polisi Terlibat Narkoba, Disanksi Bikin Video Khatam Alquran

lintassulawesi.com – Masih ingat kasus oknum polisi yang bertugas di satuan Sabhara Polres Bone berinisial AN yang mengamuk di Kantor BNNK Bone pada Rabu, 11 November 2020 lalu. Lantaran meminta rekannya yang diamankan BNNK untuk dibebaskan.

Oknum berpangkat Briptu tersebut diketahui sudah menjalani sidang terkait persoalan dugaan mengamuknya di Kantor BNNK Bone. Diketahui, sanksinya hanya berupa pembinaan.

Hal tersebut disampaikan Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu di Mapolres Bone, usai menggelar pres rilis.

“AN dijatuhi hukuman 21 hari kurungan kemudian ditambah khatam Alquran 30 juz, dan hatam Alquran tersebut harus disertai video kemudian dilaporkan,” beber Rayendra.

Oknum AN yang pada waktu itu mengamuk di BNNK dilaporkan pihak BNNK dan langsung ditindak lanjuti Propam Polres Bone.

Setelah menjalani tes urine ternyata oknum tersebut diketahui positif menggunakan Narkoba.

Sementara itu, oknum Polisi yang juga diketahui narkoba yakni Bripka NN hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Mapolda Sulsel.

Bripka NN diduga terlibat narkoba setelah sebelumnya beredar video seorang warga sedang menggunakan narkoba kemudian dalam video tersebut terlihat NN ada di lokasi tersebut.

NN pun kemudian dipanggil dan langsung diperiksa Propam Polres Bone kemudian dilakukan pemeriksaan tes urine, dan ternyata hasilnya juga positif.

Berdasarkan komitmen Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra menjabat di Polres Bone memang telah menyampaikan kepada bawahannya untuk memerangi narkoba sesuai instruksi Presiden RI, dan apabila ada anggotanya terlibat narkoba maka ada dua pilihan yang diberikan.

“Tidak ada maaf bagi pelaku narkoba, ini sesuai instruksi presiden dalam memerangi narkoba, jika ada anggota Polres Bone yang diketahui narkoba maka ada dua pilihan, dipecat atau mengundurkan diri,” tegas AKBP Try beberapa waktu lalu.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Cegah Masalah Hukum, PDAM Pangkep Gandeng Kejari

Begini Keseruan Ngopi Bareng Forkopimda dan Para Awak Media Pangkep