LINTAS SULAWESI
Berita

Menang Tender, Ada Kontraktor di Maros Belum Miliki NPWP

Hosting Unlimited Indonesia

lintassulawesi.com – Kepala Kantor Pelayan Pajak (KPP) Pratama kabupaten Maros, Sulistyo Nugroho, melakukan menemui Bupati Maros, Chadir Syam di Kantor Bupati Maros, Kecamatan Turikale, Senin (8/3/2021) pagi.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergi KPP Pratama bersama Pemda Maros dalam pelaksanaan tugas. 

Khususnya terkait pelaporan SPT tahunan Pajak Penghasilan (PPh) bagi wajib pajak dan ASN lingkup Maros

Sulistyo mengatakan, pada dasarnya KKP Pratama Maros memang diminta oleh KPP Pusat, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. 

Dia menjelaskan, dalam bulan maret ini merupakan pekan panutan.

Untuk menyuarakan seluruh masyarakat dan ASN di Maros untuk segera melaporkan SPT tahun paling lambat 31 maret.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari Bupati Maros terkait program kami menuju zona bebas korupsi dari Menpan-RB. Kami bersinergi pengamaman pajak, baik pajak  pusat maupun pajak daerah. Dan ini sangat penting untuk dibahas,” jelasnya. 

Dia mengatakan, untuk meningkatkan capaian target pajak 2021 di KPP Pratama Maros.

Maka pihaknya meminta dukungan dari pemerintah terkait pemenang proyek dari Pemda Maros, wajib pajaknya diarahkan untuk didaftarkan di Maros

Selama ini kata Sulistyo, masih banyak kontraktor yang NPWPnya terdaftar di Makassar. Sehingga pajak dari pekerjaannya itu tidak masuk di Maros

“Jadi kalau terdaftar di Maros, tentu pajaknya akan kembali di Maros. Makanya kami meminta dukungan kepada Bupati untuk difasilitasi melalui LPSE untuk bisa mendaftarkan NPWP kontraktor-kontraktor di Maros. Harapannya pajaknya bisa disetorkan atas namanya di KPP Maros,” katanya.

Selama ini kata dia, masih ada sekitar 25 persen kontraktor yang masih terdaftar di luar Maros. Karena umumnya mereka memang mereka berasal dari luar Maros.

Sementara Bupati MarosChaidir Syam membenarkan masih adanya kotraktor-kontraktor yang memenangkan tender belum memiliki NPWP di Maros

Terkait permintaan Kepala Kantor KPP Pratama Maros tersebut, Chaidir ingin melihat regulasinya terlebih dahulu.

“Sebaiknya memang kontraktor yang ikut lelang di Maros memiliki NPWP di Maros, supaya pajaknya mereka juga tetap bisa kembali ke Maros,” pungkasnya.

Related posts

Bupati Sinjai Serahkan Nota Kesepakatan KUA PPAS Perubahan 2020

BREAKING NEWS Ganggu Istri Orang di Kamar, Penyandang Disabilitas Tewas di Tangan Ipar

Kronologi Lengkap Pengantin Baru di Sinjai Jatuh dari Lantai Tiga Gedung Rp17 Miliar

Hosting Unlimited Indonesia