LINTAS SULAWESI
NASIONAL

‘Kucilkan’ Putusan Praperadilan, Penyidik Polres Gowa Dinilai Tidak Profesional

Lintassulawesi.com – Penyidik polres gowa dan penyidik polda sulsel tidak profesional dalam menangi perkara dengan Laporan polisi Lp/893/X/2012 tgl 04 Okt 2012 pelapor Amir Mansyur Daeng Emba dan terlapor Syamsu Alam.

Selain itu penyidik juga tidak melaksanakan putusan praperadilan No I/pid.pra/2021/PN Sungguminasa tanggal 2 Feb 2021 dengan amar putusan memerintahkan menindak lanjuti laporan tersebut

Berdasarkan surat perintah penyelidikan nomor sp.sidik/854/Vll/2013 tanggal 22 Juli 2013. Ungkap Kuasa hukum Pelapor Ir. A Abdul Hakim SH.MH kepada awak media. 02/12/21

Abdul Hakim menjelaskan terlapor meminta mengajukan gelar perkara di polda sulsel, penyidik polres gowa bersama penyidik polda sulsel melakukan gelar perkara di pimpin oleh kompol Agus haerul SH MH

Namun belum Ada sp3 sudah ada informasi disampaikan oleh kanit Tahban Haryanto ke seorang toko di gowa bahwa hasil gelar perkara itu di hentikan penyelidikannya.

Abdul hakim menilai penyidik tidak menghargai putusan praperadilan sebab putusan praperadilan bersifat UU, penyidik sama halnya melecehkan putusan itu.

“Kami menyikapi jika penyidik polres Gowa tidak proporsional dan profesional dalam menindak lanjuti laporan, karena penyidik menganggap gelar perkara lebih tinggi dari pada putusan praperadilan.

“Oleh karena itu kami sebagai kuasa hukum pelapor meminta kepada kepala kepolisian daerah (polda) sulsel agar melakukan pengawasan terhadap laporan tersebut.

Agar ke depan polisi dimata masyarakat dapat di percaya dan lebih baik lagi menjalankan tugas secara profesional tanpa adanya tendensi maupun kepentingan pihak lain demi terwujudnya supremasi hukum di NKRI, sesuai amanah presiden dan kapolri untuk memberantas Para Mafia Tanah. Tutupny

Dani
style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Bupati Tebo Sukandar Resmikan Rusunawa Sebagai Rumah Isolasi Covid-19

Momentum Bangkit dari Pandemi Covid 19

Waduh, Kemana Satgas Covid ? Saat Kerumunan Terjadi Dikantor Pos Rimbo Bujang