LINTAS SULAWESI
Berita HUKUM Kabar Pinrang Regional

Koalisi Aktivis Makassar Desak Polisi Usut Kasus Pembongkaran Makam Pasien Covid-19 di Pinrang

Koalisi Aktivis Makassar Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pembongkaran Makam Pasien Covid-19 di Pinrang

Lintassulawesi.com, Makassar – Koalisi Aktivis Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel, Kota Makassar, Rabu (15/9).

Aksi ini terkait kasus pembongkaran makam pasien Covid-19 di Kabupaten Pinrang, Jumat (10/9) lalu.

Puluhan massa itu mempertanyakan terkait tindak tegas dari Kapolres Pinrang dalam mengusut tuntas kasus tersebut, lantaran belum ada yang ditersangkakan.

Dalam aksi ini, pengunjuk rasa meminta Kapolda Sulsel untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Pinrang.

Jenderal lapangan aksi, Rian mengatakan penggalian sudah diakui bahwa keluarga korban yang melakukan hal tersebut, tetapi pihak Polres Pinrang belum menetapkan tersangka.

“Kami duga ada unsur tebang pilih dalam penetapan kasus tersebut, karena ini sangat berbanding terbalik dengan kasus sebelumnya yang terjadi di Parepare,” kata Rian dalam orasinya.

Rian juga mengatakan, pihak keluarga itu melakukan pengecoran terhadap kuburan yang telah digali untuk menghalangi petugas dalam melakukan penyelidikan.

“Tapi hingga hari ini keluarga korban yang dipanggil hanya sebagai saksi dan belum menetapkan tersengkanya, yang secara langsung sebagai bukti permulaan terkait kasus tersebut sudah dapat di tetapkan tersangkanya,” pungkas dia.

Reporter: Ardan
Editor: Sukma Paramita

The post Koalisi Aktivis Makassar Desak Polisi Usut Kasus Pembongkaran Makam Pasien Covid-19 di Pinrang appeared first on Simpul Rakyat.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Sukses Vaksin 1.105 Orang, Ketua MPC PP Luwu Ucapkan Terima Kasih

Kobarkan Semangat Kemerdekaan RI Ke 76, Brimob Bone Kibarkan Sang Merah Putih di Puncak Gunung Dan Dasar Laut

Bantu Penanggulangan Corona, PT Vale Kembali Salurkan 130.000 Unit Rapid Test