LINTAS SULAWESI
Berita Daerah Majene sulbar

Jalan di Kerja Asal Asalan,Warga Kesal Ahirnya Tanam Pohon Pisang

Jalan di Kerja Asal Asalan,Warga Kesal Ahirnya Tanam Pohon Pisang

Majene Jelajahpos.com- Warga Dusun Lombongan Desa Tamerod’o Utara Kecamatan Tamerod’o Sendana Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat  protes atas Pembangunan Infrastruktur Jalan Nasional  Menuju Ibukota Provinsi  yang kian takungjung selesai.Jalan trans Majene Mamuju sejak bulan maret 2021 sampai saat ini belum selesai, akhirnya timbul kekesalan warga, dengan menaman potong pisang sebagai bentuk protes terhadap pihak kontraktor pelaksana pekerjaan.

Muliadi.S.Pd  Kepala Desa Tamerod’o Utara, mengatakan  bahwa pekerjaan jalan poros trans Sulawesi  Barat sudah

berlangsung lama, sampai hari tidak ada penyelesaian secara maksimal, sehingga penguna jalan yang melintas di daerahnya harus berhati hati karena berlubang dan tidak rata, kata muliadi  kepada Jelaja pos .Com melalui  via telpon minggu 3/9/2021.

“Menurut Muliadi, Jalur jalan Nasional yang di protes warga di dusun lombongan, pekerjaan jalan tersebut asal asalan, sejak awal pekerjaan  sudah tidak benar, karena tidak adanya Papan Proyek di pasang di tempat  wilayah  pekerjaan.sehingga warga mempertanyakan pihak dari mana yang melaksanakan pekerjaan,

termasuk  Perusahaan apa, sehingga kami dari pihak Pemerintah setempat bingung ketika warga mempertanyakan pekerjaan jalan tersebut.” Ungkap Muliadi.

“Selain itu, ruas jalan poros yang belum selesai di aspal mulai dari pasar pelatoang Desa Tamerod’o sampai Desa Temerod’o Utara diDusun Tamerod’o itu terputus putus,tidak jelas apa pemeliharaan atau peningkatan jalan.di tambah lagi  pekerjaan asal asalan, pihak kontraktor menutup lubang dengan menggunakan  tanah  liat di beberapa titik yang parah belum diaspal, sehingga becak dan licin para pengendara harus hati ketika lewat di jalan tersebut,” Keluhnya.

sehingga  warga desa tamerod’o kesal dan marah lalu mereka  menanam pohon pisang dibadan jalan yang di tutup dengan tanah liat, sebagai bentuk protes terhadap  pihak yang bertanggung jawab.

dia berharap kepada Pemerintah untuk menegur kepada  pihak  pelaksana pekerjaan, agar  bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja mereka, sehingga tidak ada yang di rugikan,

Awak Jelaja.pos.Com menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Via telpon namun belum tembus,sampai berita ini ditulis belum ada tanggapan dari pihak yang bertanggung jawab.

(Wahid).

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Ke 76 Kementerian Agama Republik Indonesia,Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE Bertinadak Selaku Inspektur Upacara

Beri Semangat Prajurit TNI-Polri, Kapolri: Pengabdian Terbaik Kepada Bangsa dan Masyarakat di Papua

BREAKING NEWS Ganggu Istri Orang di Kamar, Penyandang Disabilitas Tewas di Tangan Ipar