LINTAS SULAWESI
Berita

Hendak Perbaiki Tambak, Pria di Lutra Ditemukan Meninggal

lintassulawesi.com – Amiluddin (39) Warga Dusun Tompe, Desa Pengkajoang, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang saat hendak memperbaiki pematang tambak empang miliknya.

Kapolsek Malangke Barat, AKP I Gusti Putu Ngurah mengungkapkan pencarian terhadap korban dilakukan oleh pihak Kepolisian bersama warga setempat sejak semalam dan korban baru ditemukan pada pagi hari.

“Korban Amiluddin sudah ditemukan di sungai sekitar 300 m dari TKP pukul 06.00 WITA oleh masyarakat bersama aparat kepolisian Polsek Malangke Barat yang melakukan pencarian,” ungkapnya, Jumat (18/12).

Menurut Iptu I Gusti Putu Ngurah, Amiluddin dinyatakan hilang pada saat hendak menuju ke tambak empangnya dengan menggunakan perahu kantinting seorang diri.

“Korban awalnya datang dari Kota Palopo membawa pupuk menggunakan mobil dan setelah sampai dirumah disampaikan oleh salah satu keluarga korban untuk segera ke tambak empang untuk memperbaiki pematang karena ada yang rusak atau jebol tergerus air, sehingga korban pergi menuju tambak empangnya seorang diri menggunakan perahu,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah beberapa jam setelah korban menuju ke tambak empang, beredar informasi bahwa telah ditemukan perahu terdampar dipinggir sungai dalam keadaan mesin masih menyala. Adapun jarak antara rumah korban dengan empang sejauh kurang lebih 5 kilometer sedangkan TKP diperkirakan kurang lebih 2 kilometer.

“Melihat kondisi di TKP telah ditemukan pohon Nipah ada bekas ditabrak perahu korban dikuatkan dengan bekas cet perahu yang lengket di pohon Nipah yang sama dengan perahu yang di pake oleh korban,” ucapnya.

Menurut I Gusti Putu Ngurah, perahu tersebut ditemukan sekitar kurang lebih 50 meter dari pohon Nipah sebelumnya disekitar pinggir sungai yang terhalang oleh pematang empang mesin dalam keadaan hidup.

“Akibat dari kejadian tersebut perahu pada bagian sisi kiri perahu mengalami kerusakan terbuka sepanjang kurang lebih 30 cm pada sisi perahu akibat benturan. Perahu Korban diperkirakan melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak pohon Nipah, sehingga korban  terjatuh ke sungai,” pungkasnya.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Dandim 1002/HST Apresiasi Sekolah Vertical Rescue

Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah, Bupati Luwu Minta OPD Tertib Administrasi

Rapat Pleno, KPU Pangkep Tetapkan DPB Periode Agustus 238.118 Pemilih