LINTAS SULAWESI
SOROT

Gudang Semen Resahkan Warga, Pemerintah Diminta Beraksi

Lintassulawesi.com – Akibat adanya usaha bahan bangunan jln. Melati dan Imam Bonjol pada lingkup Kelurahan penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, pemilik berinisial (H.H) menjadi keresahan warga sekitar akibat hamburan debu semen yang beterbangan.

Hal Itu Di Ungkapakan SN (40), salah satu warga sekitar, merasa terganggu dengan hamburan debu semen beterbangan, baik pada saat semen di bongkar ke gudang atau diangkut kembali untuk dijual dengan menggunakan dump truk enam roda

” Kami atas nama kelompok masyarakat setempat, telah menyampaikan kepada pemerintah terkait atas keberatan kami, baik secara lisan maupun tertulis, namun hingga saat ini belum ada tanggapan serius dari pihak pemerintah, ucap SN (40) pada media ini (24/01/2020)

Lanjut kata dia, surat telah kami layangkan kepada pemerintah terkait dan tembusannya kepada, Bupati Pinrang, Ketua DPRD Pinrang, Kapolres Pinrang, Kepala Dinas Perhubungan Pinrang, Kepala Badan Pengelola Dampak Lingkungan Hidup Pinrang, Camat Watang Sawitto Pinrang serta Lurah Pinrang

” Mengapa hingga saat ini belum ada jawaban dari pemerintah Pinrang, emang ada apa ini, belum satupun jawaban dari mereka terkait laporan tertulis masyarakat, apalagi kami menuliskan keberatan atas nama kelompok masyarakat,” kesal SN

Di tempat terpisah, salah seorang warga yang tidak ingin diberitakan namanya (24/01/202), Kami segenap masyarakat sekitar jln. Melati dan Imam Bonjol, juga korban atas pencemaran lingkungan yang menghirup tiap saat debu-debu semen beterbangan.

” Disamping Debu Semen sudah mengganggu, dump truk pengakut semen yang parkir di depan tokonya juga sering mengakibatkan jalan menjadi macet.

“Debunya masuk dalam rumah, ada juga warung sudah tutup, akibat debu semen masuk pada makanan yang dijual, bahkan ada warga juga merasakan batuk dan perih dimata Akibat dari folusi debu semen itu.

” Pihak pengusaha Sepertinya tidak memperdulikan kami selaku masyarakat sekitar, jangankan pemilik usaha, pemerintah pun belum ada respon positif atas surat telah diajukan atas nama kelompok masyarakat, ” tutupnya mengakhiri

Hingga berita ini di tayangkan, pihak terkait belum dapat Dapat Dihubungi.

tersambung.

( Sikki )

Related posts

Dana CSR Jangan “Dicokko” Warga Desak, Plt Desa Tamasaju Transparan

Sekjen Larm-Gak dan Hippma Sorot Aktivitas Bongkar Muat Barang Ekspedisi

DPN PP Amanah Garuda Indonesia Angkat Bicara Persoalan BAIM HAM RI di Bantaeng

error: Mauki Apa Ces