LINTAS SULAWESI
Berita

Gepeng di Makassar Melawan Dirazia Petugas

lintassulawesi.com – Razia gepeng dan anak jalanan yang dilakukan Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Kamis (6/5/2021), tidak berjalan mulus. Petugas Dinsos harus mengambil paksa seorang anak yang dipekerjakan oleh ibu dan neneknya.  Awalnya petugas menggunakan pendekatan persuasif kepada ibu dan nenek dari anak tersebut. Namun upaya tersebut gagal lantaran sang nenek menarik-narik anak itu agar tidak dibawa petugas dan dilakukan pembinaan lebih lanjut. 

“Jadi ibu dari orang tua anak itu sudah dirazia waktu itu. Dia mengatakan anaknya tidak ada di jalan, tetapi rupanya ada. Kita sudah persuasif tetapi dia memberontak,” kata Staf Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinsos Makassar, Khairun. Khairun mengatakan, pihaknya intens mengadakan razia karena anak jalanan, gepeng dan pengamen sudah marak di Makassar. Khususnya selama bulan puasa ini.

“Kami sudah beberapa kali memantau mereka selalu ada di jalan,” katanya.

Razia gepeng diwarnai aksi kejar-kejaran oleh Petugas Dinsos Makassar dengan gepeng dan anak jalanan di pertigaan Jalan Pengayoman, Kota Makassar. Namun petugas berhasil mengamankan beberapa anak jalanan yang kedapatan mangkal dan meminta uang kepada pengendara di beberapa perempatan lampu merah sepanjang Jalan Pengayoman.

Sumber : sulsel.inews

Related posts

Belum Ditimbun, Pengendara di Bulukumba Keluhkan Lubang Proyek Perbaikan Jalan

Imam Masjid Dipukul saat Salat, Pelaku Emosi karena Korban Nikahkan Suaminya dengan Wanita Lain

Nelayan di Sulsel Temukan Muntahan Paus, Ditawar Rp4,5 M

Hosting Unlimited Indonesia