LINTAS SULAWESI
Aceh Terkini

Direktur FPRM: Hentikan Propaganda Halangi Percepatan Vaksinasi Rakyat

 

RADARISTANA.COM | Banda Aceh 

– Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin minta kepada oknum-oknum pihak tertentu agar menghentikan propaganda-propaganda yang dapat menghambat program percepatan vaksinasi kepada rakyat melalui berbagai media.

“Kita harus sadari bahwa vaksinasi itu bukan unyuk membunuh rakyat, tetapi justeru menyelamatkan rakyat dari berbagai ancaman penyakit terkadang juga mematikan,” ujar Nasruddin kepada media Lintassulawesi.com, Jum’at (1/10).

Vaksinasi itu, sebutnya, salah satu program antisipasi kepada seluruh elemen masyarakat agar daya tahan tubuh (immun) tinggi, sehingga mampu bertahan terhadap serangan dan ancaman penyakit berbahaya.

“Vaksin bukan hanya untuk cegah Covid-19 semata, tetapi juga sebagai fungsi pertahanan tubuh kita dari segala jenis penyakit, jika ada reaksi pasca divaksin, itu memang hal biasa sebagai prosesi penguatan sedang bekerja didalam tubuh kita,” jelasnya.

Konon lagi, masyarakat diwilayah Aceh dapat terlihat jelas banyak yang tidak mengindahkan Protokol Kesehatan (Prokes), seperti suka berkerumun, malas pakai masker, serta sering lupa sering mencuci tangan pakai sabun bila dari tempat keramaian.

“Saya juga divaksin sudah 3 kali, malah tambah sehat, sangat berbeda dari sebelumnya, kenapa harus takut divaksin? Nanti akibatnya, kita bisa menyebar virus kepada orang lain, karena kita tidak miliki daya tahan tubuh kuat,” sebutnya.

Nasruddin berharap, kepada para pihak agar tidak mempublikasi issue-issue atau propaganda dapat berdampak terhadap terhambatnya pelaksanaan vaksinasi, dimana berakibat vatal kepada masyarakat banyak dikemudian hari.

“Saya juga meminta kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) agar benar-benar melaksanakan Standar Operasional Prosudur (SOP) vaksinasi, jangan kalian kejar target sehingga yang tidak layak vaksin pun kalian vonis bisa divaksin. Ini sebenarnya
salah satu penyebab trauma masyarakat,” tegasnya.

Nasruddin menghimbau kepada masyarakat Aceh yang sudah layak vaksin agar mebdaftarkan diri guna menyelamatkan diri, lingkungan, serta saudara-saudara kita dari ancaman verbagai penyakit, termasuk Covid-19.

“Semoga bencana ini segera berlalu dari Negeri kita tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Propaganda yang dikembangkan belum tentu positif, tetapi terkadang hanya kepentingan para oknum pihak-pihak yang menginginkan Negeri ini tidak aman,” himbau Nasruddin.*

Redaksi   : S Adi P

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Disdik Kayong Utara Mendadak Batalkan Pelantikan 3 Kepsek SDN T.Batang. Ada Apa…???

Polsek Kota Kualasimpang Monitor Pelaksanaan Vaksin di Bukit Tempurung

Melalui Ops Yustisi , Polsek Bagan Sinembah dan Team Mengajak Masyarakat Terapkan Disiplin Prokes.