LINTAS SULAWESI
Berita Majene sulbar

Desa Kabiraan Lumpuh Akibat hujan dan tanah longsor

Desa Kabiraan Lumpuh  Akibat hujan dan tanah longsor

Majene.Jelajahpos.Com akibat tinggi curah hujan  Desa Kabiraan  Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene Sulawesi Barat, terancam terisolasi, akibat hujan, jalan, jembatan rusak parah,akses jalan desa kabiraan terputus.

Kepala Desa Kabiraan Paharuddin, mengatakan, peristiswa  banyak titik longsor  terjadi disepanjang jalan dari Desa Salutumbung sampai di desa kabiraan, diakibatkan  hujan deras, yang berlangsung cukup lama, sehingga akses jalan ke Desa Kabiraan dari Salutambung  sementara terputus. Jalan tidak bisa dilalui, tertutup tanah, batu bejatuhan di badan jalan.satu  jembatan  Langolaan di Dusun Kabiraan putus akibat banjir dan tanah longsor. “Jelas Paharuddin melalui via telpon  kepada Jelajahpos.Com senin 4/9/2021.

Selain itu, Hujan yang turun deras di kecamatan Ulumanda, membuat , jalan tidak bisa di lewati, tertutup tanah akibat longsor, di sepanjang jalan banyak pohon tumbang. untuk saat kami di kabiraan belum bisa keluar desa, namun informasi atas peristiwa banjir dan tanah longsor sudah di sampaikan melalui via telpon termasuk pihak kepada perintah Kabupaten Majene, BNPB Provinsi Sulawesi Barat dan Dinas PUPR “Kata Paharuddin.

Di katakan pula, bahwa sampai saat ini pasiltas rusak parah baru jembatan yang ada di dusun Kabiraan, belum ada laporan dari dusun tammerimbi yang agak jauh dari Pusat perintahan Desanya, apa lagi jaring seluler tidak ada.

“Jelasnya.

” Paharuddin Kepala Desa Kabiraan dia Juga sebagai Ketua  APDESI Kabupaten Majene berharap kepada perintah Daerah untuk secepatnya memperbaiki akses jalan ke Desanya yang tertutup tanah, pohon 

dan batu, agar masyarakat di desa kabiraan tidak terisolir akibat peristiwa tanah longsor.

“Selain itu, juga menyampaikan bahwa, akibat tanah lonsor, kepada masyarakat dihimbau jangan menebang pohon sembarangan terutama di dusun  tammerimbi, Salutahonga dan wilayah desa di Malunda,  menebang pohon untuk bangunan rumah, harus memperhatikan ekosistem Alam, mengingat di wilayah  Ulumanda dan Malunda  banyak hutan  kawasan yang di lindungi.jangan sampai  banyak pohon ditebang  disekitar hutan akan mengakibatkan bencana tanah lonsor  yang lebih besar. “Harapnya dia.

( Wahid ).

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit Makassar Berkurang

Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Hujan Dua Hari, Jalan Perintis Kemerdekaan Digenangi Air