LINTAS SULAWESI
Berita

Bangunan Hotel Wisata Sampulungan Diduga Langgar Sempadan Pantai

lintassulawesi.com – Bangunan hotel wisata Sampulungan, Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, diduga langgar sempadan pantai.

Hal itu dibenarkan salah seorang marketing hotel wisata Sampulungan, Arif saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/12/2020). “Jarak dari bibir pantai ke bangunan hotel kurang lebih 50 meter pak,” kata Arif.

Menanggapi hal itu, Ketua Jaringan Penggiat Anti Korupsi dan Kriminal (Jangkar) Sulawesi Selatan, Sahabuddin Alle mengkritisi adanya bangunan hotel dibibir pantai.

“Kalau sudah seperti ini, jelas-jelas namanya melanggar hukum. Pantai bukan wilayah yang bisa di kapling secara pribadi,” kata dia.

Ia pun berharap agar dinas terkait dan pihak Kepolisian Polres Takalar segera melakukan penyelidikan.

“Saya berharap dinas terkait dan pihak Kepolisian Polres Takalar segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran sempadan pantai hotel wisata Sampulungan,” ujarnya

Sumber : https://rakyatsulsel.co/2020/12/02/bangunan-hotel-wisata-sampulungan-diduga-langgar-sempadan-pantai/

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-8551527721222213" data-ad-slot="4052704817">

Related posts

Pemerintah Tetapkan Biaya Tes Swab, Paling Mahal Rp900 Ribu

Situasi dan Kondisi Bandara Soekarno Hatta T3 Memutih DI Penuhi Pendukung Habib Rizieq Syihab

Fakta Ayah Perkosa Putri Kandung hingga Punya 2 Anak, Dilakukan sejak SD dan Terancam Dikebiri